Kolam Lele Bis Beton Tipis

Investasi kolam lele senilai 1 juta rupiah

Berapa dana yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah kolam lele?


Dengan pengalaman dan teknik pembuatan “tembok tipis” selama bertahun-tahun, akhirnya dikembangkan pula pembuatan kolam lele dengan metode yang sama. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat kolam lele ini?
rincian bahan :
1. Kawat 10 Kg
2. Semen 10 sak
3. Pasir 1 kijang
4. Mil 50 kg


Dengan bahan tersebut maka dapat dibuat sebuah kolam lele dengan spesifikasi diameter 3 meter dan ketinggian 120cm. Sebuah kolam lele dapat diisi sekitar 2500-3000 bibit lele yang siap dipanen dalam waktu 4 bulan.

Teknik pembuatan kolam ini juga telah diaplikasikan untuk pembuatan tandon air, tandon pupuk, kolam ikan, dll. Pembuatan tandon dengan bentuk silinder ini dari sisi kekuatan menahan beban sangat baik kerena gaya dari air dapat didistribusikan secara merata. Teknik ini tidaklah mahal tetapi tekniknya berharga sangat tinggi.

Petani Mandiri Dengan Kolam Lele

 Alam Indonesia sangatlah lengkap, akan tetapi kondisi petani di Indonesia sangat jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Bahkan nampaknya petani di Indonesia semakin hari malah semakin miskin, hingga harus menjual lahan garapannya sendiri.

Konsep petani mandiri yang kini dikembangkan Herba Bagoes melalui lahan 1,5 hektar di desa glidik, asembagus saat ini mulai menampakkan hasil. Salah satu role model yang dikembangkan adalah mandiri protein melalui kolam lele, bahkan hasil dari kolam lele ini dapat di jual juga.

Dengan mengembangkan kolam lele dengan teknologi tembok tipis ini biaya 1 kolam dengan diameter 3 meter ini menelan biaya kurang dari Rp. 1.000.000 perkolamnya. Dengan metode ini kekuatan juga telah dibuktikan dengan diisi air secara penuh. Biaya dapat ditekan karena pembelian bahan baku sangat sedikit (untuk pembuatan tembok tipis dengan ketebalan maksimum 25 mm)

Kolam yang dibangun ini telah berumur 4 bulanan dan saat ini telah dibangun 3 kolam dan berisi 1500 lele per kolam. Pada usia 3 bulanan dilakukan pemilahan lele, antara yang berukuran besar, sedang dan kecil. Berikut foto Pak Har, salah satu expert herba bagoes sedang memberi makan lele berupa pelet :

Konsep petani mandiri kini telah dikembangkan menjadi suatu system yang dapat mencejahterakan petani Indonesia. Menikmati lalapan lele + belimbing dan sambal sangat lezat……

 

sumber: http://pohonbagoes.blogspot.com

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s